Total Tayangan Halaman

Senin, 26 Maret 2012

kode rahasia yang menunjukan simbolis yahudi


Pada catatan kali ini, saya akan sedikit menjelaskan tentang pesan terselubung yang terdapat pada mata uang Amerika Serikat. Data ini dibuat dengan sebenar-benarnya dan dengan fakta kenyataan yang terjadi di dunia ini.
Sekarang kita kembali ke tragedi 911 (September 11) dimana gedung kembar WTC di New York runtuh ditabrak oleh dua buah pesawat, dan markas pertahanan keamanan militer Amerika, Pentagon juga rusak ditabrak pesawat. Tapi benarkah begitu? Begitu mudahnya bangunan-bangunan kokoh berkonstruksi baja itu dapat tumbang? Memang ada perhitungan teori fisika yang membuat hal itu mustahil terjadi. Tapi saya tidak akan menjelaskan hal itu saat ini. Sekarang kita bahas saja hal yang lebih tidak masuk akal daripada itu.
Amerika Serikat berdiri kurang lebih 450 tahun yang lalu. Dimana saat itu ditetapkannya pula mata uang Amerika Serikat yang berwarna hijau itu. Dan sejak 450 tahun yang lalu pula mata uang Amerika tidak pernah direvisi. Sekarang coba kita telaah mata uang yang sejak 450 tahun yang lalu itu belum berubah bentuknya.
 
Ini uang 20 Dollar Amerika
Mata Uang Dollar
 
 
Sekarang kita coba lipat.
Mata Uang Dollar


Sekarang kita lipat lagi seperti ini.
Mata Uang Dollar
Kalau sudah… sekarang lipat lagi seperti gambar di bawah, dan lihat hasilnya…
Mata Uang Dollar
Itu adalah gambar Pentagon setelah ditabrak pesawat. Lihat gambar gedung yang berasap itu!
Untuk kali ini terbukti bahwa uang 20 Dolar Amerika menyimpan rahasia tentang konspirasi penghancuran Pentagon. (oleh siapa? Mata uang ini kan punya Amerika sendiri??)Sekarang kita ke New York dengan 20 Dolar yang setengah kusut ini, untuk melihat ada apa di sana. Masih di 20 Dolar Amerika yang belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu
Kita pakai sisi lain dari uang 20 Dolar ini.


Kita pakai sisi lain dari uang 20 Dolar ini.
Mata Uang Dollar
Mata Uang Dollar
Ya, benar sekali…itu adalah gedung kembar WTC New York yang sekarang tinggal kenangan.
Bagian sebelah kiri ditabrak oleh Flight 175 dari United Airlines yang meluncur dari sebelah kanan gedung. Sementara bagian sebelah kanan ditabrak oleh Flight 11 yang dimiliki American Airlines yang meluncur dari sebelah kiri.
Mata Uang Dollar
Lihat tulisan di kanan dan di kiri uang, yang lengkapnya adalah The United State of America. (Lho? Memangnya 450 tahun yang lalu kedua perusahaan penerbangan itu sudah ada? Jawabannya, tentu saja belum. Bahkan ke 2 gedung itu -pentagon dan WTC- bahkan belum dibangun.)
OSAMA 9-11
Sekarang kita bahas bagian yang paling aneh dari 20 Dolar kita ini. Lihat baik-baik gambar ini!
Mata uang Dollar
Sudahkan 450 tahun yang lalu OSAMA BIN LADEN lahir??
Untuk rahasia dibalik 20 Dolar ini, bisa ditemukannya dari kode :
911 (September 11) >> 9 + 11 = 20
Cukup untuk 20 Dolar, karena sudah kusut kita lipat-lipat sekarang kita tukar dengan sebuah 5 Dolar dan 10 Dolar. Lihat ini!
Mata Uang Dollar
Dalam 5 Dolar Amerika yang belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu juga terdapat rahasia penghancuran WTC New York.
Bahkan pada mata uang 10 dollar
Mata Uang Dollar
50 dollar
Mata Uang Dollar
100 dollar
Mata Uang Dollar
Satu Dollar
Caranya, tulislah One Dollar, kemudian taruh kaca dibawah tulisan itu. Bacalah tulisan One Dollar yang ada di dalam kaca! Maka akan terbaca Our Dojjal yang berarti “Dajjal Kami” (Our dalam bahasa Inggris berarti “Milik Kami”) atau bisa juga berarti “Tanah Dajjal” (Our dalam bahasa Ibrani berarti “Tanah”)
Mata Uang Dollar

Pada saat itu dibentuk panitia untuk membuat mata uang Amerika (dolar) yang terdiri dari : Benyamin Franklin, Thomas Jefferson, John Adam dan Pierre du Simitiere yang semuanya adalah para anggota Iluminasi dan Freemason tingkat ke 33. Bahkan Thomas Jefferson adalah pengikut mistik agama Desime yang menjadi pelopor lahirnya pemikiran unitarian-universalist.
Pada saat itu, pemikiran Adam Weishaupt serta bukunya Novus Ordo Seclorum telah merasuki seluruh jiwa para anggota Freemason. Sebagai penghargaan kepada Adam Weishaupt seorang tokoh central zionis , maka mereka menyepakati bahwa lambang satu dolar Amerika memakai simbol-simbol dari Iluminati dan mencantumkan nama judul buku Weishaupt tersebut sebagai motto pada uang dolar Amerika.
Mata Uang Dollar

Mereka tidak memilih mata uang dalam bentuk pecahan lima, sepuluh atau dua puluh kerana pecahan satu dolar mewakili pemikiran “satu dunia baru “. Itulah sebabnya pada pecahan satu dolar tersebut sarat dengan falsafah Iluminati.
Prof. J.S.Malan dalam tulisannya, New Age Reforms : ” Seluruh sumber daya alam dunia seperti monitor dan industri harus dikontrol sepenuhnya oleh “pemerintahan dunia” kerana dengan cara seperti ini, sistem persamaan ekonomi serta kesejahteraan dunia dapat dilaksanakan serta dinikmati secara merata. Seluruh dunia hanya mempunyai satu sistem monitor yang pengawasannya di bawah satu badan yang tersentralisasi. Dengan cara sepertii ini memungkinkan “pemerintahan dunia” menjalankan kebijaksanaannya untuk mengendalikan seluruh negara dan rakyat .”
Dunia harus “tunduk” dan “menyembah” kepada dolar sebagai medium untuk mendapatkan kurnia dari Tuhan (Setan) Lucifer. Mereka yang mendapat limpahan dolar akan mampu menjadi manusia unggul. Mereka yang mengusai dolar juga – di bidang ekonomi – adalah mereka yang menguasai dunia.
Seluruh Lembaga Keuangan Internasional yang telah dirintis oleh Mayer Rothchild harus menunjukkan keperkasaannya dalam bidang kewenangan. Pemilikan saham perbankan, mutinasional dan teknologi termasuk mikrochip harus dimiliki secara majorati oleh persaudaraan anggota Freemason dan Iluminati.
Pakar Teologi Protestan Amerika, Batt Robertson, mengatakan bahwa lambang yang ada pada lembaran wang Dolar Amerika itu sama sekali tidak berhubung dengan kemerdekaan Amerika .
Beliau menyatakan lagi bahwa yang merancang atau mereka cap tersebut pada uang Dolar Amerika itu adalah seorang bernama Charles Thompson, anggota Kongres dan seorang penganut Iluminati, Freemason dan Masuniyyah tulen.
Pean Happies menulis sebuah buku berjudul ‘ Jalan Menuju Dunia Diktator Yahudi ‘ mengatakan bahwa Dolar Amerika adalah murni mata uang Zionis Israel kerana tidaklah aneh kalau Raja Zionis meletakan capnya pada mata wang Amerika itu. Dengan begitu , ia memerintah dunia di bawah slogan ” Tata Dunia Baru “.
Sebelum itu pada 1848, Menteri Kehakiman Perancis seorang keturunan asli Yahudi , anggota elit kelompok Masuniyyah tingkat ke 33 dan salah seorang tokoh Gerakan Yahudi Sedunia menulis :
” Hari ini telah dekat masanya , ketika Orchalma menjadi rumah sembahyang (bait as-solah). Di sini akan berkibar satu-satunya bendera Israel ,bendera Tuhan dan akan naik di atas pantai-pantai yang sangat jauh .Tidak mungkin orang Yahudi menjadi teman bagi orang Masihi atau Kristiani atau Muslim sebelum memancarkan sinar keimanan dan satu-satunya agama rasional, yang masa kedatangannya ke dunia ini telah dekat. Inilah syarat kehadirannya yang terdpat pada lembaran uang Dolar Amerika . Ia memancarkan cahaya pada setiap orang yang membawa uang itu untuk mendapatkan kesenangan dengan lahirnya ” Tata Dunia Baru ” yang menandakan kembalinya sang Juru Selamat ” .
Mata Uang Dollar

1. Piramid : Lambang Firaun / Piramid Gaza, Menara Babil, Hierarki Kekuasaan. Jumlah bata pada Piramid adalah 13 baris ( the lucky number ) yang terdiri dari 72 bata.
2. Satu Mata : Menunjukan pengendalian dunia di bawah pengawasan mata Tuhan (the eye of Lucifer). Menurut pendapat Batt Robertson : adalah cahaya atau mata Tuhan orang Mesir Kuno (Osiris),Tuhan yang selalu mereka kunjugi di sela-sela pertemuan rahsia yang diadakan para penganut Masuniyyah. Jeneral William J.Car dari Amerika menjelaskan bahwa cahaya atau mata yang ada di atas piramid itu memancarkan cahaya ke segala penjuru arah, yang mengisyaratkan perwakilan perisikan dan penindasan seperti Gestapo yang didirikan oleh Weishaupt di bawah lambang persaudaraan dengan tujuan menjaga rahasia organisasi dan memaksa manusia tunduk kepada undang-undang organisasi melalui penindasan .
3. Annuit Coeptis : Limpahan kurnia ( favour our daring undertaking ). Dua kata yang tertera di bagian atas lambang itu yang bermakna ” Sesungguhnya kepentingan kita sarat dengan pelbagai keberhasilan “. Ia juga bererti ” Kejayaan Milik Kita ” atau ” Kepentingan Penuh Keberhasilan ” atau ” Yang Agung Yang Beraja ” atau juga berarti ” Raja Istimewa ” atau ” Penutup (Segel) Orang Mesir “. Makna-makna seperti itulah yang Dimaksud oleh kata-kata yang ada pada lembaran uang Dolar Amerika itu yakni ” Segel Terbesar Milik Raja Istimewa ” yang menentukan asal usul ketinggian dan pengaruh yang membentuk keperibadiannya itu dan dikembalikan ke negeri Mesir yang diakui oleh Dajjal sebagai permata di muka bumi ini. 2 kata tersebut juga boleh ditemui dalam bahasa Perancis Le grand Coptis yang bererti orang Qibti terbesar. Sementara itu, al-Qibti adalah “orang mesir” dan bukan orang kristian. Anneoun juga Bererti Lingkaran atau al-Khatam bermakna segel. Segel itu adalah segel Dajjal yang Mengaku dirinya sebagai dukun terbesar (dari keturunan) Mesir .
4. Novus Ordo Seclorum : Secara harfiah bermakna ” Tata Dunia Baru ” atau ” Tata Masyarakat Baru “. Pemikiran dan nama sebuah buku terkenal karangan Adam Weishaupt. Buku Yang berisi konsep-konsep, doktrin serta teori tentang pemikiran global. Selesai disiapkan pada tanggal 1 Mei 1776 yaitu Hari Perayaan Komunis di seluruh dunia. Salah satu hal yang harus dicatat ialah bahwa lambang ini dibuat atas dasar Ideologi Masuniyyah dan Freemason sesudah bergabungnya organisasi ini dengan organisasi Nurainiyyah selepas diadakannya Muktamar Filmsbad pada 1782 .
5. The Great Seal : Bagian bawah bertulisan Inggris yang bermaksud Mohor Terbesar .
6. In God We Trust : Bererti hanya pada Tuhan yang satu – Setan Lucifer dan Jehovah – kita percaya .
7. ONE : Merupakan singkatan dari ordo novus empirium : pemerintahan imperialis baru .
8. MDCCLXXVI : Tanggal yang ditulis dengan huruf-huruf roman adalah tanggal diumumkannya secara resmi pembentukan organisasi Pendukung Cahaya Syaitan. Ini adalah perletakan asas pertama untuk secara mudah menduduki otak dunia, bumi dan kekayaannya. Tanggal itu bukanlah tanggal pengumuman dokumen Kemerdekaan Amerika .
Mata Uang Dollar

9. Lambang Burung Phoneix : Berarti simbol kebebasan. Jumlah huruf pada annuit coeptis adalah 13 sama dengan jumlah huruf pada E.Pluribus Unun. Bintang di atas burung berjumlah 13 dan membentuk lambang bintang Daud (the star of David). 13 daun,13 bulu pada sayap dan 13 panah , 13 garis bendera menjadi tameng burung. Angka 13 itu sendiri merupakan lambang kekuasaan empat penjuru dunia ( Utara-Timur-Selatan-Barat ). 13 = 1+3 = 4 penjuru . Burung elang yang ada di dalam lembaran uang ringgit Amerika itu Di atasnya ada bintang segi enam adalah lambang bagi Yahudi,Israel dan Zionis serta tanda bagi setiap yang berhubungan dengan warisan Ibrani atau kewujudan Nazi Yahudi. Para penganut Masuniyyah menyebut bintang itu sebagai ” Baju Besi Nabi Daud ” ( Dira’ Daud ). Menurut mereka, Nabi Sulaiman mewarisi baju besi itu. Dalam pandangan orang-orang Yahudi, bintang itu mengisyaratkan 2 mata pada bagian dalam 2 segitiga. Dan sisi dari masing-masing mata segitiga adalah sama. Menurut dakwaan orang-orang Yahudi, Nabi Sulaiman telah menunjukkan perhatian kepada segitiga itu, sebagaimana halnya jika segitiga itu adalah ”Mata Allah“. Pada akhirnya nanti, mata dan segitiga tersebut menjadi ”Lambang Allah” sendiri. Begitulah alasan dan dasar orang-orang Yahudi dan para penganut Masuniyyah mendewakan lambang itu.
Mata Uang Dollar

Setengah pendapat : 13 adalah keturunan atau suku Yahudi, putera-putera Nabi Yaakub . Namun putera-putera Nabi Yaakub sebanyak 12. Mereka disebut juga Asbat,suku Nabi Ishaq dan Nabi Ibrahim. Asbat adalah cabang keturunan Bani Israel Yahudi sebagaimana halnya kabilah-kabilah Arab adalah keturunan Nabi Ismail . Firman Allah , surah al-A’raf :160 :
” Dan mereka Kami bagi menjadi 12 suku yang masing-masing berjumlah besar ….. “
Dari manakah satu lagi angka bagi melengkapi jumlah 13 itu ? Mereka yang ke 13 adalah Yahudi Khazar yang melarikan diri. Seorang penulis Yahudi, Arts Kistler ( mati 1983 ) , seorang sarjana yang tiada tandingannya di kalangan Yahudi mengatakan bahawa Yahudi Khazar inilah kabilah ke 13. Kistler dalam bukunya ‘ The Thirteenth Tribe ‘ : ” Majorati kaum Yahudi sekarang ini bukan berasal dari 12 kabilah keturunan Nabi Yaakub sebagaimana kisah tentang mereka dalam Al-Quran dan Taurat. Bahkan mereka itu telah menyimpang dari kabilah Khazar, kabilah ke 13. Keturunan mereka ini bertebaran di seluruh negara Eropah Timur khususnya Poland,Hungary dan Russia. Artinya mereka bukan berasal dari Palestina tetapi dari Kaukas dan Asia Tengah.
Pengakuan Prof. Abraham Bolyake, Yahudi keturunan Russia : ” Yahudi yang ada sekarang ini datang dari Khazar, suku ke 13. Bahkan beliau dengan terang-terangnya menyerang pendapat yang mengatakan bahwa orang-orang Yahudi sekarang adalah perlarian dari kabilah yang konsisten pada Taurat ( Al-Qabilah At-Tauratiyyah ) .
Genggaman burung elang yang kuat di atas lembaran uang dollar Amerika merupakan lambang genggaman, cengkaman dan kekuasaan Dajjal yang dikutuk Allah. Angka ke 13 merupakan lambang yang sangat jelas bagi setiap orang yang mengerti bahwa itu adalah lambang asal usul Yahudi.
Segala sesuatu yang tertulis dalam lembaran uang satu Dolar Amerika itu menguatkan bukti nyata yang dikemukakannya. Demikian pula masalah air yang diliputi oleh piramid. Itulah air pada Segel Dajjal yang dipergunakan untuk protokol dan surat-surat rasminya.
Mata Uang Dollar

Sesungguhnya , Manusia Iblis ini telah lama mengisytiharkan atau memperkenalkan ehwal dirinya sendiri secara diam-diam. Dan yang demikian itu akan disusul pengumuman rasminya ketika ada kesempatan yang tepat untuk melakukannya. Tetapi bagaimanapun , ia akan gagal menentukannya. Firman Allah SWT :
” Dan kamu tidak dapat menghendaki ( menempuh jalan itu ) kecuali apabila di kehendaki oleh Allah , Tuhan Semesta Alam “. (At-Takwir : 29) – [Ibn Andalus]
Tambahan: lihatlah gambar burung hantu yang tersembunyi di ujung mata uang dollar ini:
Mata Uang Dollar

Itu tidak lain bentuk berhala pujaan kaum Bohemian Grove (kelompok ritual para pejabat washington Amerika), sebagai simbol ritual mereka:
Bohemian Grove

Dan terakhir jika ditarik gambar bintang david pada gambar piramid, terdapat pesan tersembunyi yang berbunyi MASON (berarti freemasonry / illuminati)
Mason
Dollar Code – Kode Rahasia pada mata uang Dollar Amerika

YESUS DALAM SEJARAH BANGSA YAHUDI

 
       Sebelum membahas tentang perayaan Natal dan segala konfrontasi yang menyertainya, terlebih dahulu perlu saya jelaskan latar belakang kesejarahan Yesus itu sendiri. Bahwa Yesus memang lahir dan hidup dikalangan bangsa Yahudi. Oleh karena itu, untuk bisa memahami sosok Yesus, harus paham terlebih dahulu bangsa Yahudi.
 
       Bangsa Yahudi berkeyakinan bahwa mereka adalah “bangsa pilihan” Tuhan. Tuhan menciptakan alam semesta beserta isinya untuk kepentingan dan kesejahteraan mereka. Dan mereka merasa sebagai subjek, sedangkan bangsa lain cukup sebagai pelengkap penderita. Lebih lanjut hanya diri mereka yang dianggap ”manusia, sedangkan bangsa lain hanyalah pembantu, budak, bahkan anjing.  Keyakinan seperti itulah yang membuat mereka lebih dari bangsa lain, sombong, pongah, keras kepala bahkan kejam.
 
       Pernyataan-pernyataan seperti tersebut diatas bukan sebuah dramatisasi belaka, melainkan bersumber dari Bibel sendiri, diantaranya:
 
”Kamu akan menjadi bagiKu kerajaan iman dan bangsa yang kudus. Inilah semunya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel.”
(Keluaran 19:6).
 
’Engkau akan diberkati lebih daropada segala bangsa”
(Ulangan 7:14).
 
”Engkau harus melenyapkan segala bangsa yang diserahkan kepadamu oleh Tuhan, Allahmu: janganlah engkau merasa sayang kepada mereka....”
(Ulangan 7:16).
 
”Perempuan itu seorang Yunani bangsa Siro Fenesia. Ia memohon kepada Yesus untuk mengusir setan itu dan anaknya. Lalu Yesus berkata kepadanya : ”Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing. ”Tetapi perempuan itu menjawab: ”Benar Tuhan. Tetapi anjing yang dibawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak. ”Maka  kata Yesus kepada perempuan itu: ” Karena kata-katamu itu pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu.”
(Markus 7:26-29).
 
       Pernyataan-pernyataan Bibel tersebut di atas menjelaskan betapa bangsa Yahudi menganggap diri mereka istimewa, yaitu ”bangsa pilihan Tuhan”. Oleh karena itu mereka boleh berbuat apa saja terhadap bangsa lain, termasuk membantai (melenyapkan). Dan semua itu dilakukan atas nama Tuhan.
 
Namun adakah suatu bangsa yang rela terus menerus ditindas dijajah ataupun diperbudak?. Demikian pula dengan bangsa Falestin, penduduk asli negeri itu, yang setelah melalui perjuangan berat akhirnya bangsa Falestin menang. Kemenangan bangsa Falestin tersebut membuat keadaan menjadi terbalik. Bangsa Yahudi- sang penindas- kini dalam bayang-bayang tertindas. Maka mereka memohon agar  Yahwe (Tuhan Israel) segera mengutus seorang Al-Masih (Juru Selamat) agar mereka jaya dan berkuasa lagi.
 
Sederetan Al-Masih
 
     Dari Bibel, khususnya dalam perjanjian lama, akan kita dapatkan bahwa Al-Masih itu bukan hanya Yesus, mereka natara lain :
1.     Saul Al-Masih
Saul yang berhasil mengalahkan Filistin diangkat sebagai Al-Masih:
 
”Bukankan Tuhan telah mengurapi engkau menjadi Raja atas umatnya Israel? Engkau akan memegang Tampuk Pemerintahan atas umat Tuhan, dan engkau akan menyelamatkannya dari tangan musuh-musuh disekitarnya. Inilah tandanya bagimu, bahwa Tuhan telah mengurapi engkau menjadi Raja atas miliknya sendiri
(I Samuel 10:1)
 
2.     Harun Al-Masih
Setelah Saul menjadi Al-Masih maka Harun (saudara Musa) juga diangkat sebagai Al-Masih.
 
”Kemudian ditungkannya sedikit dari minyak urapan itu ke atas kepala Harun dan di urapinyalah dia untuk menguduskannya”.
(Imamat 8:12)
 
3.     Elisa Al-Masih
Kehadiran seorang Al-Masih untuk masa ini ternyata tidak cukup, maka setelah Harun menjadi Al-Masih, Elisa pun diangkat menjadi Al-Masih.
 
”Juga Yehu, cucu Nimzi, haruslah kau urapi menjadi Raja atau Israel, dan Elisa bin Safat dari Abel Mahola, harus kau urapi menjadi Nabi mengggantikan engkau”
(I Raja-Raja 19;16)
 
4.     Daud Al-Masih
Setelah Saul meninggal dunia maka sesepuh suku-suku Israel menggangkat Daud sebagai Al-Masih.
 
”Maka datanglah semua tua-tua Israel menghadap Raja, lalu Raja Daud mengadakan perjanjian dengan mereka di Hebron, di hadapan Tuhan; kemudian mereka mengurapi Daud menjadi Raja atas Israel”
(II Samuel 5:3)
 
5.     Salomo Al-Masih
Setelah Daud meninggal dunia, maka Salomo putra Daud diangkat sebagai tercantum dalam I Raja-Raja 1:39
 
”Imam Zadok telah membawa tanduk berisi minyak dari dalam kemah, lalu diurapinya Salomo. Kemudian sangkakala ditiup, dan seluruh rakyat berseru” Hidup  Raja Salomo”.
 
6.     Koresy Al-Masih
Raja Syrus penyembah berhala ini diangkat sebagai Al-Masih setelah meninggalnya Salomo.
 
”Beginilah firman Tuhan : Inilah firmanku kepada orang yang kuurapi, kepada Koresy yang tangan kananya kupegang supaya aku menundukkan bangsa-bangsa di depannya dan melucuti Raja-Raja, supaya aku membuka pintu-pintu di depannya dan supaya pintu gerbang tidak tinggal tertutup.”
(Yesaya 45:1)
 
Ayat ini dialamatkan Raja Syrus yang pagan, untuk memenuhi kerinduan akan datangnya penyelamat, walaupun pada kenyataannya ayat tersebut adalah nubuat dari nabi Yesaya akan datangnya seorang Koresy (Quraisy) sebagai nabi akhir yaitu Nabi Muhammad SAW. Amatlah mustahil jika Tuhan menyayangi seorang kafir untuk diurapi. Apabila ternyata bahwa belum lama bangsa Yahudi dipimpin oleh Al-Masih yang kafir, situasi keamanan dan politik berubah kembali dengan datangnya serbuan pasukan Romawi. Maka kembali lagi seperti pada peristiwa sebelumnya, yakni ketika bangsa Israel menangis, meraung dan memohon kepada Yahwe untuk diberi Al-Masih atau seorang juru selamat untuk membebaskan mereka dari cengkraman bangsa Romawi. Maka mereka berangan-angan dan menyusun kriteria Al-Masih.
 
     Orang-orang Israel akhirnya mengadakan kesepakatan bahwa Al-Masih adalah seorang yang merupakan:
1.      Raja-raja terdahulu yang dianggap ”Bangkit” dari kuburnya, antara lain : Daud Yesekhiel, Yosafat, atau
2.      Nabi yang ”dibangkitkan ”, misalnya Elia atau Elisa.
3.      (Harus) keturunan Daud dan Sulaiman.
 
Disamping tiga kriteria tersebut, bangsa Israel mempunyai penghayatan bahwa kelahiran seorang pahlawan (Juru Selamat)  haruslah lahir dari seorang perawan, sebagaimana pahlawan-pahlawan bangsa terdahulu yang juga trelahir dari seorang perawan.
 
Yesus Keturunan Daud?
 
Bibel selalu mengatakan bahwa Yesus adalah anak Daud. Nubuat tentang keturunan Daud akan berkuasa antara lain: II Samuel 7:12-13 dan I Tawarikh 17:11-12
 
”Apabila umurmu sudah genap dan engkau telah mendapatkan perhentian bersama-sama dengan nenek moyangmu, maka aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian, anak kandungmu, dan aku akan mengokohkan kerajaannya. Dialah yang akan mendirikan rumah bagi nama Ku dan Aku akan mengokohkan tahta kerajaannya untuk selama-lamanya”
 
Demikian pula Kisah Para Rasul 2:30
 
         ”.....Bahwa ia akan mendudukkan seorang dari keturunan Daud sendiri diatas tahtanya”.
 
Padahal, dengan garis keturunannya (silsilah), terbukti bahwa Yesus bukan keturunan Daud, karena Maryam bukan keturunan Daud. Yang merupakan keturunan Daud adalah Yusuf, yang oleh Bibel disebut tunagan  Maria (Mariam), silsilah itu juga mengandung perbedaan. Matius (1:6-16) menurut 28 orang sedangkan Lukas (3:23-31) 43 orang. Jadi terdapat selisih 15 generasi perhatikan silsilah Yesus pada lampiran.
Lantas mengapa Bibel membuat kekeliruan seperti itu? Sejarah mengatakan bahwa bangsa Israel merasa dirinya sebagai ”bangsa pilihan” telah berabad-abad mengalami penindasan dan penjajahan bangsa-bangsa Bobilonia, Yunani, Siria dan Romawi. Oleh karena itu mereka selalu terkenang pada zaman keemasan dibawah pimpinan Daud dan berharap datangnya ”Raja Israel” dari keturunan Daud yang akan melepaskan mereka dari kesengsaraan.
Jelas bahwa pengikatan Isa-Yusuf-Daud adalah rekayasa untuk melegitimasi bahwa Yesus adalah keturunan Daud, Al Masih yang dinanti-nantikan sebagai juru selamat.
       YESUS DAN KONTROFERSI KELAHIRANNYA
 
     Yesus dalam tradisi sejarah umat Islam sebenarnya Isa Al Masih putera Maryam. Sebutan ”Isa” (Bhs Arab) berasa dari bahasa Ibrani dari kata ”Esau”. Dalam bahasa Latin nama itu menjadi “Yesus”. Munculnya nama Yesus terjadi pada peristiwa pengadilan Isa Al-Masih oleh meraka yang hadir dengan menambahkan huruh “J” pada awal dan “S” pada akhir kata “Esau” sehingga menjadi Yesus. Nama Yesus baru populer pada abad ke 2. Populernya nama Yesus akhirnya menenggelamkan nama Esau dikalangann Kristen. Sedangkan Al-Quran dan umat Islam tetap mempertahankan nama Esau (Isa dalam dialeg Arab).
 
     Sedangkan kata Masyiakh, Messiah, atau Mesyah berasal dari bahasa Arab dari kata Masaha. Dengan tiga huruf mati yang terkandungnya yaitu M-S-H, yang berarti mengusap. Dalam perkembangan selanjutnya orang Yunani mengubah sebutan Messiah bagi Isa  menjadi Kristos yang berarti yang disiram dengan minyak (diurapi). Oleh orang eropa Yesus disebut Christus atau Kristus, yaitu sang penyelamat atau sang penebus dosa.
 
Perdebatan Seputar “Ayah” Yesus
 
Keajaiban kelahiran Yesus menjadi bahan aktual dalam diskusi. Sebagian ada yang mengatakan bahwa Yesus adalah darah daging Yusuf tunangan Maria (Mariam). Oleh karena itu-seperti sudah dijelaskan (kekeliruannya) di depan-Yesus memiliki silsilah dari Yusuf, dengan nenek moyang Daud. Bibel sendiri masih bingung terhadap  status “Ayah” Yesus. Pada suatu kesempatan Yesus itu diakui sebagai tunagan Mariam (Matius 1:18), tapi dilain kesempatan juga diakui sebagai suami Maryam (Matius 1:19). Terhadap persoalan ini sebagia orang Yahudi yang sangat ekstrim dengan menuduh bahwa Yesus adalah anak haram, hasil hubungan gelap Maryam dan Yusuf.
 
Sebagian lagi ada yang berpendirian bahwa Yesus dilahirkan secara murni suci, tanpa campur tangan (unsur jantan) manusia. Oleh karena itu Yesus adalah “Anak Tuhan”. Tetapi pihak yang berpendapat demikian juga bertentangan dengan memahami dan menafsirkan kata “Anak Tuhan” tersebut. Disatu pihak memahaminya secara harfiah (literal), bahwa Yesus adalah anak “Biologis”, yakni anak yang dijadikannya memerlukan campur tangan Tuhan secara langsung kepada Maryam melalu roh yang suci. Pemikiran tersebut akhirnya melahirkan konsep ketuhanan “Trinitas”: Tuhan Bapak, Tuhan Anak dan Tuhan Roh Suci. Akan tetapi sebagian pihak memahaminya secara kiasan (Metafora). Bahwa anak bukan dalam pengerian ”biologis” atau nasap, melainkan kiasan saja. Pendapat seperti ini didasarkan oleh adanya penyebutan anak yang bukan hanya kepada Yesus, sebagaimana penjelasan bibel dibawah ini:
 
”Maka anak-anak Allah melihat bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil istri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja  yang disukai mereka”
(Kejadian 6:2)
 
”Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka.”
(Kejadian 6:4).
 
”Aku mau mencaritakan tentang ketetapan Tuhan: Ia berkata kepadaku: ”AnakKu engkau! Engkau telah kuperankan pada hari ini.”
(Mazmur 2:7).
 
”Dengan mengais mereka akan datang, dengan hiburan Aku akan membawa mereka; Aku akan memimpin mereka ke sungai-sungai, dijalan yang rata, dimana mereka tidak akan tersandung sebab Aku talah menjadi bapa israel. Efraim adalah anak sulungku.”
(Jeremia 31:9).
 
”Anak Eros, anak Set, anak Adam, Anak Allah”
(Lukas 3:38).
 
”Semua orang  yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.”
(Roma 8:14)
 
”Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka itu akan disebut anak-anak Allah”.
(Matius 5:9).
 
”Aku sendiri telah berfirman: ”Kamu adalah Alllah dan anak-anak yang Maha Tinggi kamu sekalian.”
(Mazmur 82:6).
 
Dari paparan ayat-ayat tersebut diatas, jelaslah bahwa istilah ”anak Allah” adalah ungkapan khas orang Yahudi kepada umatnya, dan jumlahnya banyak bukan hanya Yesus.
 
Islam Tentang Isa dan Maryam
 
Islam dengan tegas menolak semua tuduhan yang tidak benar mengenai Maryam dan putranya. Islam bahkan menjunjung tinggi keduanya. Marilah kita telaah penjelasan Allah SWT dalam Al Quran:
 
” Dan ceritakanlah (kisah) Maryam di dalam Al Quran, yaitu ketika ia menjauhkan diri dari keluarganya kesuatu tempat disebelah timur, maka ia mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu kami mengutus ruh Kami (jibril) kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna. Maryam berkata: Sesungguhnya aku berlindung daripadamu kepada Tuhan Yang maha Pemurah, jika kamu seorang bertaqwa. Ia (Jibril) berkata: Sesungguhnya aku ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci. Maryam berkata: bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki-lak, sedang tidak pernah seorangpun manusia menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezina. Jibril berkata: Demikianlah, Tuhanmu berfirman: Hal itu mudah bagiKu; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan. Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ketempat yang jauh.”
(Maryam\ 19:16-22)
 
”Dan (ingatlah) ketika malaikat (Jibril) berkata: Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia( yang semasa dengan kamu”.
(Ali Imron\3:42).
 
”Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: Hai  Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang mungkar. Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu  sekali-kali bukanlah seorang pezina. Maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata: Bagaimana kami berbicara dengan anak kecil yang masih dalam ayunan? Berkata Isa: Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku Nabi, dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku 9mendirikan) shalat dan )menunaikan) Zakat selama aku hidup, dan berbakti kepada ibuku, dan dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.  Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali. Itulah Isa putra maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya. Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya; Jadilah, maka jadilah ia. Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia oleh kamu sekalian. Ini adalah jalan yang lurus.”
(Maryam\19:27-36).
   SEJARAH NATAL
 
     Kata Natal berasal dari bahasa Latin yang berarti lahir. Secara istilah Natal berarti upacara yang dilakukan oleh orang Kristen untuk memperingatri hari kelahiran Isa Al Masih- yang mereka sebut Tuhan Yesus.
 
     Peringatan Natal baru tercetus antara tahun 325-354 oleh Paus Liberius, yang ditetapkan tanggal 25 Desember, sekaligus menjadi momentum penyembahan Dewa Matahari, yang kadang juga diperingati pada tanggal 6 Januari, 18 Oktober, 28 April atau 18 Mei. Oleh Kaisar Konstantin, tanggal 25 Desember tersebut akhirnya disahkan sebagai kelahiran Yesus (Natal).
 
Kelahiran Yesus Menurut Bibel
 
     Untuk menyibak tabir Natal pada tanggal 25 Desember yang diyakini sebagai Hari Kelahiran Yesus, marilah kita simak apa yang diberitakan oleh Bibel tentang kelahiran Yesus sebagaimana dalam Lukas 2:1-8 dan Matius 2:1,10,11 (Markus dan Yohanes tidak menuliskan kisah kelahiran Yesus).
 
Lukas 2:1-8:
”Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia.
Inilah pendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius menjadi wali negeri di Siria. Maka pergilah semua orang mendaftarkan diri, masing-masing di kotanya sendiri.
Demikian juga Yusuf pergi dari kota Nazaret di Galelilea ke Yudea, ke kota Daud yang bernama Betlehem, karena ia berasal dari keluarga dan keturunan Daud- supaya didaftarkan bersama dengan Maria, tunangannya yang sedang mengandung.
Ketika mereka disitu tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lapin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka dirumah penginapan.
Didaerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjanga kawanan ternak mereka pada waktu malam.”
 
Jadi, menuru Bibel, Yesus lahir pada masa kekuasaan Kaisar Agustus yang saat itu yang sedang melaksanakan sensus penduduk (7M=579 Romawi).  Yusuf, tunangan Maryam ibu Yesus berasaldari Betlehem, maka mereka bertiga ke sana, dan lahirlah Yesus di Betlehem, anak sulung Maria. Maria membungkusnya dengan kain lampan dan membaringkannya dalam palungan (tempat makan sapi, domba yang terbuat dari kayu). Peristiwa itu terjadi pada malam hari dimana gembala sedang menjaga kawanan ternak mereka di padang rumput.
 
Menurut  Matius 2:1, 10, 11
Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman Herodus, datanglah orang-orang Majus dari Timur ke Yerusalem. Ketika  mereka melihat bintang itu, sangat bersuka citalah mereka. Maka masukalah mereka kedalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibunya.
 
               Jadi menurut Matius, Yesus lahir dalam masa pemerintahan raja Herodus yang disebut Herodus Agung yang memerintah tahun 37 SM- 4 M (749 Romawi), ditandai dengan bintang-bintang yang terlihat oleh orang-orang Majusi dari Timur.
 
Cukup jelas pertentangan kedua Injil tersebut (Lukas 2:1-8 dan Matius 2:1, 10, 11) dalam menjelaskan kelahiran Yesus. Namun begitu keduanya menolak kelahiran Yesus tanggal 25 Desember. Penggambaran kelahiran yang ditandai dengn bintang-bintang di langit dan gembala yang sedang menjaga kawanan domba yang dilepas bebas di padang rumput beratapkan langit dengan bintang-bintangnya yang gemerlapan, menunjukkan kondisi musim panas sehingga gembala berdiam di padang rumput dengan domba-domba mereka pada malam hari untuk menghindari sengatan matahari. Sebab jelas 25 Desember adalah musim dingin. Sedang suhu udara di kawasan Palestina pada bulan Desember itu sangat rendah sehingga salju merupakan hal yang tidak mustahil.
 
Bagi yang memiliki wawasan luas, hati terbuka dan lapang dalam mencari kebenaran, kitab suci Al-Quran telah memberikan jawaban tentang kelahiran Yesus (Isa alaihssalam).
 
”Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (Maryam) bersandar pada pangkal pohon kurma, ia berkata: ”Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti, lagi dilupakan”. Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah. ”Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai dibawahmu (untuk minum). Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu kearahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu”
(Surat Maryam\19: 23-25)
 
Jadi menurut Al Quran Yesus dilahirkan pada musim panas disaat pohon-pohon kurma berbuah dengan lebatnya. Untuk itu perlu kita cermati pendapat sarjana Kristen Dr. Arthus S. Peak, dalam Commentary on the Bible – seperti dikutip buku Bible dalam Timbangan oleh Soleh A. Nahdi (hal 23): Yesus lahir dalam bulan Elul (bulan Yahudi), bersamaan dengan bulan Agustus-September.
 
Sementara itu Uskup Barns dalam Rise of Christianity – seperti juga dikutip oleh Soleh A. Nahdi berpendapat sebagai berikut:
 
”Kepercayaan, bahwa 25 Desember adalah hari lahir Yesus yang pasti tidak ada buktinya. Kalau kita percaya cerita Lukas tentang hari lahir itu dimana gembala-gembala waktu malam menjaga di padang di dekat Betlehem, maka hari lahir Yesus tentu tidak di musim dingin di saat suhu di negeri pegunungan Yudea amat rendah sekali sehingga salju merupakan hal yang tidak mustahil. Setelah terjadi banyak perbantahan tampaknya hari lahir tersebut diterima penetapannya kira-kira tahun 300 Masehi”
 
Pada Tahun Berapa Yesus Lahir?
 
Umat Kristen beranggapan bahwa Yesus dilahirkan pada tahun 1, karena penanggalan Masehi yang dirancang oleh Dionysius justru dibuat dan disesuaikan dengan tahun kelahiran Yesus. Namun Injil Lukas 2:1 (telah dikutip sebelumnya) menyatakan Yesus lahir dalam masa pemerintahan Kaisar Agustus jadi antara tahun 27 Sebelum Maseh-14 Sesudah Masehi. Sedangkan Matius: 2:1 (Juga telah dikutip) menyatakan Yesus lahir dalam masa pemerintahan raja Herodes Agung: tahun 37 Sebelum Masehi-4 Sesudah Masehi.
 
Ternyata antara pemahaman yang beredar di kalangan umat Kristen tentang kelahiran Yesus dengan berita yang disampaikan oleh Injil, Lukas maupun Matius, tidaklah menunjukkan suatu kepastian, sehingga ilmuwan-ilmuwan mereka ada yang menyatakan Yesus lahir tahun 8 Sebelum Masehi, tahun 6 Sebelum Masehi, tahun 4 sesudah Masehi. Antara lain  di kutip dari buku tulisan Rev. Dr. Charles Francis Petter, MA. . B.D., S.T.M. yang berjudul, The Lost Years of Jesus Revealed hal 119 sebagai berikut:
 
Pada abad ke-19 setelah terbukti dan akhirnya diakui bahwa Herodes telah mati 4 tahun sebelum masehi dan setelah ditetapkan, bahwa menurut cerita Matius (2:16) raja Herodes memerintahkan pembunuhan kanak-kanak umur/dibawah umur dua tahun untuk membinasakan Yesus harus digeser kebelakang, paling sedikit 4 tahun sebelum masehi. Masa kini para sarjana lebih condong menggeserkan tanggal lahirnya Yesus itu 5 sampai 6 tahun kebelakang tahun Masehi. Kesulitan menentukan tanggal kelahiran Yesus, kehidupannya, dan kematiannya terpaksa ditimbulkan kembali karena adanya keterangan-keterangan yang banyak terdapat dalam gulungan-gulungan Essene (yang terdapat di gua Qamran) malah soal-soal yang berhubungan dengan ketuhanan juga harus dibangkitkan kembali.
 
Jadi sampai hari ini pun tidak ada kejelasan tahun berapa Yesus dilahirkan.
 
Asal Usul Perayaan Natal 25 Desember
 
     Perintah untuk menyelenggarakan peringatan Natal tidak ada dalam Bibel dan Yesus tidak pernah memberikan contoh ataupun memerintahkan pada muridnya untuk menyelenggarakan peringatan kelahirannya.
 
Perayaan Natal baru masuk dalam ajaran Kristen katolik pada abad ke-4 M. Dan peringatan inipun berasal dari upacara adat masyarakat penyembah berhala. Dimana kita ketahui bahwa abad ke-1 sampai abad ke-4 M dunia masih dikuasai oleh imperium Romawi yang paganis politheisme.
 
Ketika Konstantin dan rakyat Romawi menjadi penganut agama Katolik, mereka tidak mampu meninggalkan adat/budaya pangannya, apalagi terhadap pesta rakyat untuk memperingati hari Sunday (sun=matahari: day=hari) yaitu kelahiran Dewa Matahari tanggal 25 Desember.
 
Maka supaya agama Katolik bisa diterima dalam kehidupan masyarakat Romawi diadakanlah sinkretisme (perpaduan agama-budaya/ penyembahan berhala), dengan cara menyatukan perayaan kelahiran Sun of God (Dewa Matahari) dengan kelahiran Son of God (Anak Tuhan=Yesus).
 
Maka pada konsili tahun 325, Konstantin memutuskan dan menetapkan tanggal 25 Desember sebagai hari kelahiran Yesus. Juga diputuskan, Pertama, hari minggu (Sunday=hari matahari) dijadikan pengganti hari Sabat yang menurut hitungan jatuh pada Sabtu. Kedua, lambang dewa matahari yaitu sinar yang bersilang dijadikan lambang Kristen. Ketiga, membuat patung-patung Yesus untuk menggantikan patung Dewa Matahari.
 
Sesudah Kaisar Kontantin memeluk agama Katolik pada abad ke-4 masehi, maka rakyat pun beramai-ramai ikut memeluk agama Katolik. Inilah prestasi gemilang hasil proses sinkretisme Kristen oleh Kaisar Konstantin dengan agama panganisme politheisme nenek moyang.
 
Demikian asal-usul Christmas atau Natal yang dilestarikan oleh orang-orang Kristen di seluruh dunia sampai sekarang.
 
Demikian kepercayaan panganis politheisme mendapat ajaran tentang Dewa Matahari yang diperingati tanggal 25 Desember.
 
Mari kita telususri melalui Bibel maupun sejarah kepercayaan panganis yang dianut oleh bangsa Babilonia kuno didalam kekuasaan raja Nimrod (Namrud).
 
H.W. Amstrong dalam bukunya The Plain Truth About Christmas, Worlwide Chrch of God, California USA, 1994, menjelaskan:
 
Namrud cucu Ham, anak nabi Nuh adalah pendiri sistem kehidupan masyarakat Babilonia kuno. Nama Nimrod dalam bahasa Hebrew (Ibrani) berasal dari kata “Marad”  yang artinya: “Dia membangkang atau Murtad antara lain dengan keberaniaannya mengawinkan ibu kandungnya sendiri bernama “Semiramis”.
Namun usia Namrud tidak sepannjang ibu sekaligus istrinya. Maka setelah Namrud mati, Semiramis menyebarkan ajaran: bahwa roh Namrud tetap hidup selamanya, walaupun jasadnya telah mati. Maka dibuatlah olehnya perumpamaan pohon “Evergreen” yang  tumbuh dari sebatang kayu mati.
Maka untuk memperingati kelahirannya dinyatakan bahwa Namrud selalu hadir di pohon Evergreen dan meninggalkan bingkisan yang digantungkan di ranting-ranting pohon itu. Sedangkan kelahiran Namrud dinyatakan tanggal 25 Desember. Inilah asal usul pohon Natal.
Lebih lanjut Semiramis dianggap sebagai “Ratu Langit” oleh rakyat Babilonia, kemudian Namrud dipuja sebagai “anak suci dari surga”.
 
Putaran jaman menyatakan bahwa penyembahan berhala versi Babilonia ini berubah menjadi “Mesiah palsu”, berupa dewa “Ba-al” anak dewa matahari dengan objek penyembahan ‘Ibu dan Anak (Semiramis dan Namrud) yang lahir kembali. Ajaran tersebut menjalar ke negara lain: Di mesir berupa “Isis dan Osiris”, di Asia bernama “Cybele dan Deoius”. Di Roma disebut Fortuna dan Yupiter. Bahkan di Yunani, “Kwan Im” di Cina, Jepang dan Tibet, India, Persia, Afrika, Eropa dan Meksiko juga ditemukan adat pemujaan terhadap dewa “Madonna” dan lain-lain.
 
Dewa-dewa berikut dimitoskan lahir pada tanggal 25 Desember, dilahirkan oleh gadis perawan (tanpa bapak), mengalami kematian (salib) dan dipercaya sebagai Juru Selamat (Penebus Dosa):
1.     Dewa Mithras (Mitra) di Iran, yang juga dinyatakan dilahirkan dalam sebuah gua dan mempunyai 12 orang murid. Dia juga disebut sebagai Sang Penyelamat, karena ia pun mengalami kematian dan dikuburkan, tapi bangkit kembali. Kepercayaan ini menjalar hingga Eropa. Konstantin termasuk salah seorang pengagum sekalugus penganut kepercayaan ini.
2.      Apollo, yang terkenal memiliki 12 jasa dan menguasai 12 bintang/planet.
3.      Hercules yang terkenal sebagai pahlawan perang tak tertandingi.
4.      Ba-al yang disembah orang-orang Israel adalah dewa pendududk asli tanah Kana’an yang terkenal juga sebagai dewa kesuburan.
5.      Dewa Ra, sembahan orang-orang Mesir Kuno; kepercayaan ini menyebar hingga ke Romawi dan diperingati secara besar-besaran dan dijadikan sebagai pesta rakyat.
 
Demikian juga Serapsis, Attis, Issis, Horus, Adonis, Bacchus, Krisna, Osiris, Syamas, Kybele dan lain-lain. Selain itu ada lagi tokoh/pahlawan pada suatu bangsa yang oleh mereka diyakini dilahirkan oleh perawan, antara lain Zorates (bangsa Persia) dan Fo Hi (bangsa Cina). Demikian pula pahlawan-pahlawan Helenisme: Agis, Celomenes, Eunus, Soluius, Aristonicus, Tibarius, Grocecus, Yupiter, Minersa, Easter.
 
     Jadi konsep bahwa Tuhan itu dilahirkan seorang perawan pada tanggal 25 Desember disalib/dibunuh kemudian dibangkitan, sudah ada sejak zaman purba.
 
     Konsep/dogma agama bahwa Yesus adalah anak Tuhan dan bahwa Tuhan mempunyai tiga pribadi dengan sangat mudahnya diterima oleh kalangan masyarakat Romawi karana merekalah telah memiliki konsep itu sebelumnya. Mereka tinggal mengubah nama-nama dewa menjadi Yesus. Maka dengan jujur Paulus mengakui bahwa dogma-dogma tersebut hanyalah KEBOHONGAN yang sengaja dibuatnya. Kata Paulus kepada Jemaat Roma:
 
Tetapi jika kebesaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaannya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai seorang berdosa?
(Roma 3:7)
 
Mengenai kemungkinan terjadinya pendustaan itu, Yesus telah mensinyalir lewat pesannya:
 
Jawab Yesus kepada mereka: Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai namaku dan berkata Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.
(Matius 24:4-5).
 
Pandangan Bibel Tentang Upacara Natal.
 
Untuk mengetahui pandangan Bibel tentang perayaan Natal yang diwarisi oleh tradisi paganisme, baiklah kita telaah Yeremia 10:2-4:
 
”Beginilah firman Tuhan: ”Janganlah biasakan dirimu dengan tingkah langkah bangsa-bangsa, janganlah gentar terhadap tanda-tanda di langit, sekalipun bangsa-bangsa gentar terhadapnya. Sebab yang diseganii bangsa-bangsa adalah kesia-siaan. Bukanlah berhala itu pohon kayu yang ditebang orang dari hutan, yang dikerjakan dengan pahat oleh tukang kayu? Orang memperindahnya dengan emas dan perak; orang memperkuatnya dengan paku dan palu supaya jangan goyang”.
 
Demikianlah pandangan Bibel tentang upacara Natal yaitu melarang orang Kristen mengikuti kebiasaaan bangsa-bangsa penyembah berhala.
 
Selanjutnya mari kita simak penjelasan Yeremia 10:5
”Berhala itu sama seperti orang-orangan di kebun mentimun. Tidak dapat berbicara; orang harus mengangkatnya, sebab tidak dapat melangkah. Janganlah takut kepadanya, sebab berhala itu tidak dapat berbuat jahat, dan berbuat baik pun dia tidak dapt.”
 
Sumber-sumber Kristen yang Menolak Natal
1.      Catolic Encyclopedia, ediai 1911 tentang Christmas:
 ” Natal bukanlah upacara gereja yang pertama... melainkan ia diyakini berasal dari Mesir, perayaan yang diselenggarakan oleh para penyembah berhala dan  jatuh pada bulan Januari., kemudian dijadikan kelahiran Yesus.
 
Dalam buku yang sama, tentang ” Natal Day” dinyatakan sebagai berikut:
”Di dalam kitab suci tidak ada seorang pun yang mengadakan upacara atau penyelenggaraan perayaan untuk merayakan hari kelahiran Yesus. Hanyalah orang-orang kafir saja  (seperti Firaun dan Herodes) yang berpesta pora merayakan hari kelahirannya ke dunia ini.”
 
2.      Encyclopedia Britanica, edisi 1946 menyatakan:
”Natal bukanlah upacara gereja abad pertama, Yesus Kristus atau para muridnya tidak pernah menyelenggarakan dan Bibel juga tidak pernah menyelenggarakannya. Upacara ini diambil oleh gereja dari kepercayaan kafir penyembah berhala.”
 
3.      Encyclopedia Americana, edisi tahun 1944 menyatakan:
”Menurut para ahli, pada abad-abad permulaan, Natal tidak pernah dirayakan oleh umat Kristen. Pada  umumnya umat kristen hanya merayakan hari kematian orang-orang terkemuka saja, dan tidak pernah merayakan hari kelahiran tersebut.......”.
 
(Perjamuan Suci, yang termaktub dalam kitab Perjanjian Baru hanyalah untuk mengenang kematian Yesus Kristus)..... Perayaan Natal yang dianggap sebagai hari kelahiran Yesus, mulai diresmikan pada abad ke-4 M. Pada abad ke-5 M. Gereja Barat memerintahkan kepada umat Kristen untuk merayakan hari kelahiran Yesus, yang diambil dari hari pesta bangsa Roma yang merayakan hari ”Kelahiran Dewa Matahari”. Sebab tidak seorangpun mengetahui hari kelahiran Yesus.”
 
*    PANDANGAN  TIGA AGAMA TENTANG YESUS
 
Yahudi
1.      Yesus lahir dari perbuatan zina;  mengaku menjadi Mesias yang dinantikan Bani Israil.
2.     Yesus layak mati disalib sebagai hukuman terhadap pengakuannya sebagai Mesias.
 
Kristen
1.      Yesus adalah Tuhan Putra, pribadi kedua Tuhan.
2.      Yesus mengalami kematian di kayu salib untuk menebus dosa warisan umat manusia.
 
Islam
1.      Yesus lahir  karena ketentuan Allah ( kalimat Allah ), dilahirkan ibindanya Siti Maryam binti Imran dalam keadaan suci ( fitrah ).
2.      Yesus adalah seorang utusan Allah, bukan Tuhan sebagaimana penjelasan surat Al maidah/ 5:73.
” Sesunguhnya kafirlah orang –orang yang mengatakan bahwasannya Allahsalah satu dari tiga, padahal sekali-kali tiddak ada Tuhan ( yang berhak disembah ) selain Tuhan Yang Maha Esa .  Jika mereka Tidak berhenti dari apa  yamg mereka katakan itu, pasti orang – orang kafir  diantara mereka akan tertimpa siksaan yang pedih.”
 
3.      Yesus diselamatkan Allah dari kematian di kayu salib.