Total Tayangan Halaman

Minggu, 04 Maret 2012

Muslimah Bagai Permata

Perhiasan dunia ini bukanlah harta yang banyak, bukan jabatan yang tinggi, bukan pula popularitas diri. Perhiasan yang terindah adalah wanita. Wanita begitu sedap dipandang, begitu indah apapun yang melekat padanya. wanita bagaikan Mutiara yang putih bersinar, terang dan tak jarang menyilaukan laki-laki untuk memilikinya.

Namun sayang disayang, keindahan itu sudah banyak di salah gunakan kaum wanita, mereka memamerkan rambutnya, suaranya, bentuk tubuhnya, bahkan sampai memamerkan paha dan payudaranya. Na'udzubillahi mindzalik'...
padahal mereka tau, yang seperti itu dilarang, mereka memamerkan keindahannya layaknya artis yang populer, mereka takut jika kecantikannya tidak kelihatan jika di tutup dgn jilbab.
keadaan wanita yang seperti itu benar-benar seperti wanita-wanita kafir yang bebas mengekspose tubuhnya. padahal TASYABUH (menyerupai) orang kafir maka mereka termasuk daripadanya. syariah dan ajaran islam sudah tidak berlaku dihatinya, nasihat demi nasihat bagai angin lalu yang sekejap melintas, mereka tetap tidak mau rambutnya yang bagus ditutupi, pahanya yang mulus di umpetin, lekuk dada yang seksi tdak terlihat.

wanita yang seperti ini bagaikan mutiara, namun yang coklat kehitaman berlumur kotoran. kenapa???
1. ketika ada satu lelaki yang haram melihatnya lalu melihat keindahan itu, maka dosa besar buatnya, itu baru satu lelaki, udah jadi dosa besar.
2. ketika lelaki yang melihat itu membayangkannya maka dosa besar lagi buatnya, sedangkan efek terbayang2 keindahan wanita belangsung lama, tak cukup 1 atau 2 hari bahkan berminggu2 atau berbulan2.
3. ketika lelaki itu berbuat zina krn syahwat yg memuncak ulah dari melihat keindahan wanita itu, maka dosa besar lagi buat penyebar syahwat itu,,,

bayangkan, itu baru satu lelaki yang melihat, pada kenyataanya hampir semua lelaki yang melihatnya dalam berpkaian.

wanita itu keruh, hitam kelam, penuh dengan kotoran yang terus menimpanya.
namun Allah maha pengampun dan maha penerima taubat.

mutiara yang keruh itu bisa menjadi mutiara yang pitih bersinar apabila cuci dan dibersihkan, begitu juga dengan mereka, mereka harus bertaubat dan membersihkan dirinya dari perbuatan2 dosa besar yang mereka lakukan.
menyesali, memohon ampun dan berjanji tidak akan mengulangi lagi sampai kapanpun itulah syaratnya.

tidak dikatakan dosa besar jika ketika melakukkan segera bertaubat, dan tidak dikatakan dosa kecil jika sterus menerus dilakukkan.

kebaikan bisa menghapus kejelekan masa lalu, maka setelah bertaubat berbuat baiklah...
semoga bermanfaatt...
wallahu a'lam....
jazakallahu khoiron katsiiron...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar